Cara Mudah Menanam Timun di Polybag Agar Tumbuh Subur

Cara Menanam Timun di Polybag
Pada kesempatan kali ini antarAksara akan berbagi informasi tentang Cara menanam timun di polybag, informasi ini bukan dari orang lain atau mencari artikel di google kemudian saya posting di pertanian antaraksara.com, namun berdasarkan pengalaman saya sendiri.

Awal mula saya menanam timun di polybag ini adalah karena memanfaatkan lahan di depan rumah yang nganggur juga ada polybag bekas tanaman jahe, lihat artikel saya tentang budidaya jahe di polybag.

Pada awal musim penghujan ini polybag bekas tanaman jahe tersebut banyak yang nganggur sehingga saya bereskan dan saya tanam jahe. namun mohon maaf karena perlakuannya tidak dengan cara organik, namun seperti biasa menggunkan pupuk kimia meskipun demikian saya tidak menggunakan Racun atau Pestisida, hanya dalam pemupukan saja.

Cara Menanam Timun di Polybag :

  1. Pertama saya bereskan atau polybag saya persiapkan dengan media tanam kira-kira dengan ketinggain 25 cm
  2. Polybag tersebut Saya jajar perbarisnya 2 polybag dan jarak antar barisnya kurang lebih 50 cm.
  3. Setelah saya jajar dua-dua perbarisnya kemudian saya tabur NPK perpolybagnya sekitar 5 gram atau secomot tangan kita dan saya diamkan tiga hari.
  4. Pada hari ketiga saya tebar benih perpolybag 1 biji mentimun, caranya dengan memberikan lubang pada tengah-tengah polybag sedalam 5 cm kemudian masukkan biji mentimun tersebut dan tutup dengan abu sekam padi bekas membakar batu bata.
  5. Pada hari ke lima – hari kesepuluh tanaman timun sudah mulai kelihatn hijau daunnya sebagai mana pada foto di atas itu kurang lebih umur 10 hari.
  6. Ketika daun sudah melebar dan mulai muncul songgot atau kumis saya katakan pada samping-samping batang mentimun tersebut segera pasang ajir atau kayu bambu yang sudah di bilah-bilah dengan lebar 2 cm dan panjang 175 cm kemudian tancapkan di samping kanan kiri pada setiap tanaman timun tersebut.
  7. Pada hari ke-15 saya pupuk dengan pupuk NPK Phonska sebanayak 1 kg yang terlebih dahulu di campur dengan air sehingga pupuk tersebut larut dalam air dan saya kocorkan perpolybagnya sebanyak 250 ml, silahkan atur-atau saja untuk pengaturan airnya, kalau tidak salah 1 Kg NPK tersebut saya campur dengan air 7 liter , kemudian saya aduk-aduk hingga pupuk tersebut bener-benar larut. ingat pastikan pupuk NPK tersebut benar-benar larut dalam air, karena biasayanya agak lama larutnya, dan biasanya saya lakukan perendaman 5 – 10 jam sebelumnya saya rendam dengan air, baru kemudian saya aduk-aduk dan saya kocorkan pada tanaman tersebut.
  8. Kalau dari pengalaman saya pemupukan saya lakukan interval 5 hari sekali pertama hari ke 15, kedua hari ke 21 , ketiga hari ke 29 , nah sekarang ini sekitar hari 31-35 tanaman timun di polybag ini sudah mulai berbunga.
  9. Rencananya akan saya pupuk lagi, pada hari ke 37 ini dengan pupuk NPK Mutiara, dengan komposisi N=16 P=16 dan K=16 ditambah unsur micro lainnya.
Ok. itu saja pengalaman saya dalam Cara menanam timun di polybag, untuk Anda yang ingin memberi masukan atau saran dan kritiknya silahkan di bawah artikel ini ada kolom komentar. Mudah-mudahan tulisan saya ini dapat menginspirasi Anda semua yang ingin atau mau menanam timun di polybag.

Baca juga

Posting Komentar