Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Uji Kruskal Wallis Statistik Non Parametrik Dengan Spss

download image
Uji Kruskal Wallis ialah bab dari statistik non parametrik untuk data lebih dari dua sampel yang tidak saling berhubungan atau tidak berpasangan. Uji kruskal wallis biasanya digunakan oleh peneliti selaku alternatif dari uji anova dikala salah satu atau seluruh sebaran data tidak berdistribusi normal.

Cara Uji Kruskal Wallis Statistik Non Parametrik dengan SPSS Cara Uji Kruskal Wallis Statistik Non Parametrik dengan SPSS

Oleh alasannya adalah itu, sebelum kita memilih uji kruskal wallis untuk menganalisis data penelitian, kita harus memutuskan terlebih dulu apakah sebaran data penelitian berdistribusi wajar atau tidak. Jika data berdistribusi wajar maka sebaiknya kita memakai statistik parametrik dengan Uji Anova. Sebaliknya, kalau data observasi tidak berdistribusi wajar maka menggunakan uji kruskal wallis untuk analisis data adalah opsi yang sempurna.
Baca: Cara Uji Normalitas untuk One Way Anova dengan SPSS
Contoh Soal Uji Kruskal Wallis

PT. Cahaya memproduksi empat buah lampu dengan merek A, B, C, dan D. Seorang manajer buatan ingin mengetahui apakah ada perbedaan mutu bikinan yang faktual diantara keempat merek lampu tersebut. Untuk itu, diambil sejumlah sampel tertentu dari masing-masing merek lampu, lalu diukur masa hidup lampu tersebut dengan cara menyalakan alat yang serupa sampai lampu mati.

Adapun data merek lampu yang diteliti oleh menajer buatan PT. Cahaya yaitu sebagai berikut.

Cara Uji Kruskal Wallis Statistik Non Parametrik dengan SPSS Cara Uji Kruskal Wallis Statistik Non Parametrik dengan SPSS

Keterangan: sebagai pola, angka 400,5 pada baris 1 di atas menyatakan bahwa sampel nomor 1 lampu merek A memiliki era hidup 400,5 jam. Demikian dan seterusnya untuk data lainnya.

Untuk kebutuhan uji kruskal wallis dengan SPSS, maka kita perlu mengkonversi keempat merek lampu di atas, ke dalam bentuk angka dengan ketentuan instruksi, merek A=1, merek B=2, merek C=3, dan merek D=4, akibatnya tampak sebagaimana data di bawah ini.

Cara Uji Kruskal Wallis Statistik Non Parametrik dengan SPSS Cara Uji Kruskal Wallis Statistik Non Parametrik dengan SPSS

[Download Data]

Langkah-langkah Uji Kruskal Wallis dengan SPSS

1. Buka lembar kerja baru SPSS, lalu klik Variable View untuk mengisi nama dan property variabel dengan ketentuan sebagai berikut:

Cara Uji Kruskal Wallis Statistik Non Parametrik dengan SPSS Cara Uji Kruskal Wallis Statistik Non Parametrik dengan SPSS

Variabel “Masa” maka isikan:
Name: ketika Masa
Type: pilih Numeric
Width: pilih 8
Decimals: pilih 1
Label: ketik Masa (Jam)
Values: pilih None
Missing: pilih None
Columns: pilih 8
Align: pilih Right
Measure: Pilih Scale
Role: Pilih Input

Variabel “Merek” maka isikan:
Name: dikala Merek
Type: pilih Numeric
Width: pilih 1
Decimals: pilih 0
Catatan: Desimals isikan 0 terlebih dulu gres lalu Width isikan 1
Label: ketik Merek Lampu
Values: pilihan ini untuk proses derma instruksi. Maka klik kotak kecil di kanan sel, maka akan timbul kotak dialog “Value Labels” sebagai berikut

Cara Uji Kruskal Wallis Statistik Non Parametrik dengan SPSS Cara Uji Kruskal Wallis Statistik Non Parametrik dengan SPSS

Cara mengisinya:
Value: ketik 1
Label: ketik Merek A
Klik Add
Value: ketik 2
Label: ketik Merek B
Klik Add
Value: ketik 3
Label: ketik Merek C
Klik Add
Value: ketik 4
Label: ketik Merek D
Klik Add
Klik Ok

Cara Uji Kruskal Wallis Statistik Non Parametrik dengan SPSS Cara Uji Kruskal Wallis Statistik Non Parametrik dengan SPSS

Missing: pilih None
Columns: pilih 8
Align: pilih Right
Measure: Pilih Scale
Role: Pilih Input

Jika anda sudah mengisi dengan benar maka dilayar akan terlihat sebagaimana gambar di bawah ini.

Cara Uji Kruskal Wallis Statistik Non Parametrik dengan SPSS Cara Uji Kruskal Wallis Statistik Non Parametrik dengan SPSS

2. Langkah selanjutnya yakni klik Data View, lalu masukkan data Masa dan Merek sesuai dengan kolom yang tersedia

Cara Uji Kruskal Wallis Statistik Non Parametrik dengan SPSS Cara Uji Kruskal Wallis Statistik Non Parametrik dengan SPSS

3. Dari sajian SPSS klik Analyze - Nonparemetric Tests - Legacy Dialogs - K Independent Samples… Tampak dilayar selaku berikut

Cara Uji Kruskal Wallis Statistik Non Parametrik dengan SPSS Cara Uji Kruskal Wallis Statistik Non Parametrik dengan SPSS

4. Muncul kotal obrolan ‘Tests for Saveral Independent Samples” masukkan variabel Masa (Jam) [Masa] ke kotak Test Variable List, lalu masukkan variabel Merek ke kotak Grouping Variable. Untuk "Test Type" berikan tanda centang (V) pada Kruskal-Wills H, kemudian klik Define Range…

Cara Uji Kruskal Wallis Statistik Non Parametrik dengan SPSS Cara Uji Kruskal Wallis Statistik Non Parametrik dengan SPSS

5. Muncul kotak obrolan “Saveral Independent Samples…” untuk Minimum isikan 1 dan untuk Maximum isikan 4, kemudian klik Continue

Cara Uji Kruskal Wallis Statistik Non Parametrik dengan SPSS Cara Uji Kruskal Wallis Statistik Non Parametrik dengan SPSS

Catatan: Kerena dalam observasi ini ada empat data merek lampu, maka isi minimum dengan 1 dan maximum dengan 4. Dalam kasus lain kalau data ada 2 sampel, maka minimum tetap di isi 1 namun maximum di isi dengan 2.

6. Terakhir yaitu klik Ok untuk menuntaskan perintah, dengan demikian akan muncul output uji kruskal wallis sebagai berikut

Cara Uji Kruskal Wallis Statistik Non Parametrik dengan SPSS Cara Uji Kruskal Wallis Statistik Non Parametrik dengan SPSS

Rumusan Hipotesis Penelitian
H0: Tidak ada perbedaan kala antara merek A, merek B, merek C, dan merek D.
Ha: Ada perbedaan kala antara merek A, merek B, merek C, dan merek D.

Dasar Pengambilan Keputusan dalam Uji Kruskal Wallis

Untuk pengambilan keputusan dalam uji kruskal wallis dapat dilakukan dengan dua cara: pertama, membandingkan nilai statistik hitung dengan nilai statistik tabel. Kedua, membandingkan nilai signifikansi (Asymp.Sig) dengan probabilitas 0,05.

Dalam artikel ini aku akan membicarakan pengambilan keputusan menurut cara yang kedua, yaitu membandingkan nilai signifikansi (Asymp.Sig) dengan probabilitas 0,05. Adapun ketentuan pengambilan keputusannya yaitu selaku berikut:
  1. Jika nilai Asymp.Sig > 0,05, maka TIDAK ADA perbedaan atau H0 diterima.
  2. Jika nilai Asymp.Sig < 0,05, maka ADA perbedaan atau H0 ditolak.

Pengambilan Keputusan dan Interpretasi Output Uji Kruskal Wallis

Berdasarkan output “Test Statistics” di atas, diketahui nilai Asymp.Sig adalah sebesar 0,000 < 0,05. Dengan demikian, mampu ditarik kesimpulan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yang bermakna ADA PERBEDAAN yang kasatmata (signifikan) antara kurun hidup keempat merek lampu. Dengan demikian, maka mampu dibilang pula bahwa daya tahan atau kala hidup lampu merek A, B, C dan D ialah tidak sama alias berbeda.

Demikian pembahasan mengenai cara uji kruskal wallis statistik non parametrik dengan SPSS, agar bermanfaat bagi mitra-mitra semua yang sedang berjuang untuk penelitiannya supaya sukses dan tanpa hambatan. Owh iya kalau ada pertayaan atau tanggapan tetang paduan ini silahkan berkomentar, kritik dan nasehat yang membangun sangat kami inginkan. Terimakasih.
VIDEO: Panduan Uji Kruskal Wallis dengan SPSS Lengkap
[Kata Kunci Pencarian: Cara Uji Kruskal Wallis Statistik Non Parametrik dengan SPSS, Langkah-langkah Uji Kruskal Wallis dengan Program SPSS, Tutorial Uji Kruskal Wallis sebagai Alternatif Uji Anova dengan SPSS Versi 21]
download image