Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Dana Desa Tahun 2021 Rp 72 Triliun

Pemerintah menetapkan anggaran dana desa pada RAPBN tahun  Dana Desa Tahun 2021 Rp 72 Triliun

Pemerintah memutuskan budget dana desa pada RAPBN tahun 2021 mendatang sebesar Rp 72 triliun. Angka tersebut naik 1,1 persen jika dibandingkan dengan anggaran dana desa tahun 2020 adalah sebesar Rp 71,2 triliun.

Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengatakan dengan kenaikan anggaran tersebut pemerintah akan memperketat pengawasan.

Realisasi dana desa bakal diawasi 0leh Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Pemerintah akan menyambungkan tata cara keuangan desa dengan metode di dalam Kemenkeu. Dengan hal tersebut, maka acara di desa mampu dim0nit0r dengan lebih baik,” ujar Menkeu Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan K0mite IV DPR RI, Rabu (9/9/2020).

Sri Mulyani menegaskan bahwa, transparansi dalam realisasi dana desa tercermin dari pr0ses penetapan yang dijalankan pada masing-masing desa melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Selain itu, Pemerintah mengharuskan semoga APBDes dipublikasi ke penduduk .

Menkeu Sri Mulyani pun yakin, pengawasan dana desa untuk dikala ini akan semakin diperketat. Selain melibatkan pemerintah daerah, pemerintah sentra, pegawapemerintah berwajib, juga masyarakat desa itu sendiri.

“Pr0ses Penyaluran Dana Desa dari kas negara untuk pengajuannya juga dikerjakan secara 0nline ke kant0r pelayanan perbendaharaan negara kita.

Dalam Dana Desa Desa juga ada Kemendes PDTT, tenaga pendamping desa, juga saat ini dari Kep0lisian, Kejaksaan ikut dampingi,” tuturnya.

Menurut Sri Mulyani, Dana Desa di tengah wabah pandemi C0vid-19 mampu menjadi salah satu sumber pembangunan padat karya tunai. Sebab, dana desa mampu dipergunakan untuk membangun fasilitas yang dibutuhkan 0leh desa.

“Sebenarnya di dalam aba-aba yang kita sampaikan untuk tempat tingkat paparan C0vid-19 rendah, mampu dikerjakan penyesuaian, tapi tetap mengamati p0tensi dari efek C0vid-19.

C0nt0h, bisa saja untuk biar tidak sampai desa, yang tidak terpapar C0vid-19 mengalami C0vid-19, maka diperlukan pembangunan seperti kemudahan basuh tangan dan lainnya, jadi tidak butuhsesuai satu tipe untuk pembelian masker,” ujar Menkeu Sri Mulyani.

Sumber: Kompas.com
download image