Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengerti Cara Pengelolaan Bumdes Secara Profesional

download image

Desa akan lebih sejahtera dan berdikari antara lain alasannya eksistensi dan pengelolaan kesempatandesa melalui BUMDes yang maksimal dan efektif.

Apa itu BUMDes?

Dalam Permendesa PDTT Nomor 4 Tahun 2015 ihwal Badan Usaha Milik Desa diterangkan bahwa BUMDes atau Badan Usaha Milik Desa ialah usaha desa yang dikelola oleh pemerintah desa, dan berbadan hukum. Pemerintah desa mampu mendirikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sesuai dengan keperluan dan peluangdesa. Pembentukan BUMDes ditetapkan dengan Peraturan Desa.

Sementara itu, berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 perihal Desa, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yakni tubuh perjuangan yang secara keseluruhan atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh desa melalui penyertaan secara pribadi yang berasal dari kekayaan desa dipisahkan guna mengorganisir aset, jasa pelayanan, dan usaha yang lain sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat desa. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) bermaksud untuk mengembangkan pemasukan dan ekonomi desa sesuai dengan keperluan dan peluangyang dimiliki desa.

Dalam penerapannya, pemerintah kabupaten/kota menetapkan peraturan daerah (Peraturan Daerah) tentang anutan tata cara pembentukan dan pengelolaan BUMDes. Ketentuan ini bersifat mandatory, bukan voluntary sehingga pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sesuai dengan karakteristik masing-masing daerah.

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) ialah forum perjuangan desa yang dikelola oleh masyarakat dan pemerintah desa dalam upaya memperkuat perekonomian desa, dibentuk berdasarkan kebutuhan masyarakat dan kesempatandesa. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan bentuk kelembagaan desa yang memiliki aktivitas mengerjakan perjuangan ekonomi atau bisnis untuk mendapatkan faedah yang berkhasiat bagi kemakmuran masyarakat desa. Desa mendirikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) bukan semata-mata mencari laba irit atau laba, tapi juga faedah sosial dan manfaat non ekonomi lainnya.

Apa saja potensi perjuangan Badan Usaha Milik Desa

Berikut ini penulis paparkan kesempatan usaha Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) adalah selaku berikut:
  1. bisnis penyewaan barang untuk melayani keperluan penduduk desa dan ditujukan untuk menemukan pendapatan asli desa (PAD), contohnya menjalankan aktivitas perjuangan penyewaan yang mencakup alat transportasi, perkakas pesta, gedung konferensi, rumah toko (ruko), tanah milik desa, dan barang sewaan yang lain.
  2. bisnis sosial sederhana yang memperlihatkan pelayanan umum kepada masyarakat dengan memperoleh laba finansial. Contoh usaha Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) ini mempergunakan sumber daya lokal dan teknologi sempurna guna yang meliputi pengelolaan air minum desa, perjuangan listrik desa, SPBU Desa, lumbung pangan, dan lainnya.
  3. perjuangan mediator (brokering) yang memperlihatkan jasa pelayanan terhadap warga, misal pembayaran listrik, jasa penyaluran pupuk bersubsidi, dan pasar desa untuk menjual produk yang dihasilkan masyarakat. Keempat, bisnis yang berproduksi dan/atau berjualan barang-barang tertentu untuk menyanggupi keperluan masyarakat, misalnya, pemasaran hasil perikanan, fasilitas buatan pertanian, buatan kerajinan desa, dan penjualan komoditas atau produk unggulan desa.
  4. perjuangan bareng (holding) selaku induk dari unit-unit usaha yang dikembangkan penduduk desa baik dalam skala setempat desa maupun tempat perdesaan. Misalnya, pengembangan kapal desa berukuran besar untuk mengorganisasi nelayan kecil biar bisnisnya menjadi lebih ekspansif, desa wisata yang mengorganisasi rangkaian jenis usaha kelompok.
  5. bisnis keuangan yang memenuhi keperluan perjuangan-perjuangan skala mikro yang dilakukan oleh pelaku usaha ekonomi desa. Usaha ini mampu memperlihatkan jalan masuk kredit dan peminjaman yang gampang diakses oleh penduduk desa. Pengembangan Lembaga Perkreditan Desa (LPD), Lembaga Kredit Mikro (LKM), dan koperasi ialah teladan jenis perjuangan yang mampu dikembangkan dalam klasifikasi perjuangan ini.
Tujuan Pendirian BUMDes

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) ialah Lembaga Usaha Desa yang dikelola masyarakat dan pemerintah desa dalam upaya memperkuat perekonomian desa dan dibuat menurut kebutuhan dan potensi desa. Pendirian Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) harus didasarkan pada kebutuhan dan kesempatandesa sebagai upaya kenaikan kesejahteraan masyarakat. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dibangun atas prakarsa (inisiasi) penduduk , serta mendasarkan pada prinsip-prinsip kooperatif, partisipatif, transparansi, emansipatif, akuntabel, dan sustainabel dengan mekanisme member-base dan self-help. Dari semua itu yang paling penting pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) mesti dijalankan secara profesional dan mandiri.

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan pilar acara ekonomi di desa yang berfungsi selaku lembaga sosial (social institution) dan komersial (commercial institution). Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai lembaga sosial berpihak terhadap kepentingan penduduk melalui kontribusinya dalam penyediaan pelayanan sosial. Sedangkan selaku lembaga komersial bermaksud untuk mencari keuntungan melalui penawaran sumber daya lokal (barang dan jasa) ke pasar. Dalam melaksanakan bisnisnya lebih ditekankan prinsip efisiensi dan efektivitas.

Ciri Utama BUMDes

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dimiliki oleh desa dan dikontrol bareng dengan ciri khususnya adalah selaku berikut:
  1. modal bersumber dari desa sebesar 51% dan dari masyarakat sebesar 49% melalui penyertaan modal (saham atau andil);
  2. laba yang diperoleh ditujukanuntuk meningkatkan kemakmuran anggota (penyetara modal) dan masyarakat melalui kebijakan desa; 
  3. bidang perjuangan yang dijalankan menurut pada kesempatandan informasi pasar; 
  4. operasionalisasinya memakai falsafah bisnis yang berakar dari budaya setempat; 
  5. difasilitasi oleh pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan pemerintahan desa; operasionalisasi dikelola secara bareng oleh BPD, pemerintah desa dan anggota).
Demikianlah penjelasan singkat penulis perihal Cara Pengelolaan BUMDes Secara Profesional. Semoga goresan pena ini dapat bermanfaat bagi pemangku kepentingan didesa dalam mengurus BUMDes.
download image