Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Menkeu Sahkan Blt Dana Desa Diperpanjang Jadi 6 Bulan Lewat Pmk 50 Tahun 2020

download image
 Menkeu Sahkan BLT Dana Desa Diperpanjang Jadi   Menkeu Sahkan BLT Dana Desa Diperpanjang Jadi 6 Bulan Melalui PMK 50 Tahun 2020

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memperpanjang periode penyaluran pertolongan sosial (bansos) berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT-Dana Desa) yang bersumber dari Dana Desa menjadi 6 bulan dari yang sebelumnya cuma 3 bulan.

Perpanjangan masa penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT-Dana Desa) menjadi 6 bulan dikontrol dalam PMK 50/PMK.07/2020 Tentang Perubahan Kedua Atas PMK 205/PMK.07/2019 Tentang Pengelolaan Dana Desa.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Astera Primanto Bhakti pun menerangkan, dengan perpanjangan masa penyaluran tersebut maka pemerintah juga menambah besaran 
Bantuan Langsung Tunai (BLT-Dana Desa) menjadi Rp 2.700.000 per keluarga akseptor faedah (KPM), dari yang sebelumnya Rp 1.800.000 juta per KPM.

"Sehingga total anggaran untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT-Dana Desa) meningkat dari Rp 21,19 triliun menjadi Rp 31,79 triliun," kata Astera dalam keterangannya yang diterima Kompas.com, Jumat (22/5/2020).

Lebih rinci Astera menjelaskan, pada 3 bulan pertama, KPM akan menerima BLT sebesar Rp 600.000 per bulan (April, Mei, Juni), sementara 3 bulan selanjutnya sebesar Rp 300.000 per bulan (Juli, Agustus, September).

Selain itu, untuk mempercepat penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT-Dana Desa), pemerintah pun mendesain ulang tata cara pencairan Dana Desa. Pemerintah pusat menunjukkan relaksasi dalam standar penyaluran Dana Desa Tahap I dan Tahap II, ialah mengalihkan persyaratan Peraturan Desa tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) sebagai persyaratan penyaluran Dana Desa tahap I menjadi persyaratan penyaluran tahap III.

Sumber: Kompas.com
download image