Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pembagian Peran Dan Tanggung Jawab Tpk Dalam Pekerjaan Swakelola

download image
Tim Pengelola Kegiatan (TPK) adalah “Tim Pengelola Kegiatan yang selanjutnya disingkat TPK adalah tim yang ditetapkan oleh Kepala Desa dengan Surat Keputusan, berisikan unsur Pemerintah Desa (Kepala Seksi/Kepala Urusan) dan komponen lembaga kemasyarakatan desa untuk melaksanakan Pengadaan Barang/Jasa”. 

(Pengertian umum di Perka LKPP Nomor 22 Tahun 2015 Tentang Perubahan Atas Peraturan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Nomor 13 Tahun 2013 perihal Pedoman Tata Cara Pengadaan Barang/Jasa di Desa) sedangkan pengertian swakelola di hukum mirip hukum yang disebutkan diatas ialah kegiatan Pengadaan Barang/Jasa dimana pekerjaannya DIRENCANAKAN, DIKERJAKAN dan/atau DIAWASI sendiri oleh Tim Pengelola Kegiatan.

Berdasarkan peraturan diatas Tim Pengelola Kegiatan mempunyai tugas mempersiapkan, melakukan/melakukan dan memantau proses pekerjaan swakelola. Agar tidak terjadi tumpang tindih pekerjaan dan tumpang tindih kewenangan seharusnya Tim Pengelola Kegiatan dibagi lagi menjadi 3 (tiga) Tim, yakni:


  • Tim Perencana
  • Tim Pelaksana; dan
  • Tim Pengawas

Pembentukan tim-tim tersebut dapat ditetapkan pribadi pada waktu pembentukan Tim Pengelola Kegiatan oleh Kepala Desa atau lewat rapat intern Tim Pengelola Kegiatan, yang lalu dibuatkan Berita Acara’nya, sehingga masing-masing Tim memiliki peran pokok dan fungsinya serta tanggung jawabnya secara terang sehingga tidak menjadikan terjadinya tumpang tindih peran pokok dan fungsi serta tanggung jawab masing-masing Tim, dan yang harus digaris bawahi Tim Perencana dan Tim Pengawas mesti dari bagian Pemerintah Desa, sedangkan untuk Tim Pelaksana dapat dari unsur lembaga kemasyarakatan desa yang di tempatkan dalam Tim Pengelola Kegiatan. Ini sesuai dan menurut Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 113 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Keuangan Desa Pasal 6 ayat (2).

Sedangkan peran dan tanggung jawab Ketua TPK akan diterangkan tersendiri, dan Ketua TPK dilarang masuk dalam Tim yang sudah dibuat tersebut, dikarenakan tugas pokok dan tanggung jawab Ketua TPK menyeluruh, dari tahap perencanaan sampai dengan selesainya pekerjaan.


Tugas Pokok, Fungsi dan Tanggung Jawab Masing-Masing Tim


Disini akan dijelaskan beberapa peran pokok, fungsi dan tanggung jawab dari masing-masing Tim, pastinya ini cuma sebagai citra, masing-masing Tim mampu menambahkan/mengurangi tugas pokok dan fungsinya menurut pekerjaan yang hendak dijalankan dan kenyataan di lapangan.


1. TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB TIM PERENCANA


a. Menyusun Kerangka Acuan Kerja (KAK) dimana dalam KAK ini diuraikan:


1) Maksud dan tujuan, target, dan sumber pendanaan;


2) Jadwal/waktu pelaksanaan pekerjaan;


Tim Perencana mesti betul-betul memperhitungkan dan menimbang-nimbang waktu yang cukup waktu pelaksanaan pekerjaan mirip mulai dan berakhirnya pekerjaan tergolong agenda pengadaan bahan/material, Jasa Lainnya, peralatan/sparepart dan/atau tenaga hebat perseorangan. Dan yang harus sungguh-sungguh diamati Penyusunan jadwal planning pengadaan dilaksanakan dengan dengan mengamati batas tamat tahun budget/batas final efektifnya budget.


3) Keperluan materi/material atau Jasa Lainnya mirip perlengkapan/sparepart dan/atau tenaga hebat perseorangan,Ini mesti diterangkan secara rinci untuk honorariumnya, apakah honorariumnya dibayarkan secara bulanan, mingguan, atau harian (ini apabila Tim Perencana mengangkat tenaga hebat berbentukkonsultan atau orang yang dianggap hebat dalam penyusunan rencana pekerjaan dimaksud) anggaran tenaga hebat ini mampu dimasukkan di APBDes, pada Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa, di uraian Belanja Barang Jasa nomor rekening 2.2.1.2 , Honor ……(misalnya Tenaga jago/Konsultan)


Dalam hal diperlukan tenaga mahir perseorangan tertentu, mampu dilaksanakan kesepakatan/sewa tersendiri dimana proses pengadaannya dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


4) Rincian biaya pekerjaan;


Rincian ongkos pekerjaan ini mampu diartikan selaku Rincian Anggaran Biaya (RAB) yang mencakup: detail honor tenaga ahli perseorangan, upah tenaga kerja dan gaji Tim Swakelola, rincian pengadaan bahan/material, rincian biaya pengadaan atau ongkos sewa (apabila menyewa perlengkapan seperi molen, dump truck dan lain sebagainya) dan pengeluaran-pengeluaran yang lain yang dibutuhkan.


5) Produk/Pekerjaan yang dihasilkan;


(nama pekerjaan mirip pengerjaan sumur, jalan lingkungan dan lain sebagainya)


6) Gambar planning kerja dan spesifikasi teknis (apabila diperlukan).


Gambar planning kerja menampung lay-out atau skema pekerjaan yang mau dilaksanakan serta Spesifikasi teknis mesti disusun mengikuti fatwa/tolok ukur yang sesuai dengan yang diharapkan untuk pelaksanaan pekerjaan.



b. Tim Perencana mengumumkan pekerjaan Swakelola melalui website (kalau Desa sudah ada Website Desa), papan pengumuman resmi (di Kantor Desa) dan daerah-tempat strategis yang lain (kecuali di daerah Ibadah, sarana Pendidikan dan kesehatan).


2. TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB TIM PELAKSANA


a. Melakukan kaji ulang terhadap Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan pengukuran pada lokasi pekerjaan menurut dan gambar rencana kerja;


b. Mengkaji ulang agenda pelaksanaan kerja serta agenda keperluan bahan/material, Jasa Lainnya, perlengkapan/sparepart dan/atau tenaga andal perseorangan/tubuh perjuangan


c. mengajukan kebutuhan bahan, Jasa Lainnya, peralatan/suku cadang dan Tenaga Ahli perseorangan/tubuh perjuangan terhadap TPK untuk diproses lebih lanjut


Pengadaan bahan, Jasa Lainnya, peralatan/suku cadang dan/ Tenaga Ahli perseorangan/badan perjuangan dilakukan oleh TPK


Pengiriman bahan mampu dilaksanakan secara bertahap atau keseluruhan, sesuai dengan kebutuhan, lokasi pekerjaan dan kapasitas penyimpanan.


d. Mendatangkan dan mengontrol tenaga kerja/tenaga hebat perseorangan/tubuh usaha untuk melakukan aktivitas/pekerjaan sesuai dengan agenda pelaksanaan


e. Menyusun laporan tentang penerimaan dan penggunaan materi, Jasa Lainnya, peralatan/sparepart dan/atau tenaga hebat perseorangan/tubuh usaha


f. Menyusun laporan pertumbuhan pekerjaan (realisasi fisik dan keuangan)


g. Melaporkan pertumbuhan pelaksanaan pekerjaan dan penggunaan keuangan dilaporkan oleh Tim Pelaksana terhadap TPK secara terjadwal


h. Mencatat pencapaian sasaran fisik pekerjaan saban hari


i. Penggunaan bahan/material, Jasa Lainnya, peralatan/suku cadang dan/atau tenaga ahli perseorangan/tubuh usaha dicatat saban hari dalam laporan harian


j. Membuat laporan mingguan menurut laporan harian


k. Membuat laporan bulanan menurut laporan mingguan


l. Mendokumentasikan pekerjaan meliputi dokumentasi administrasi dan dokumentasi foto pelaksanaan pekerjaan.


m. Setelah pelaksanaan pekerjaan Swakelola final 100% (target selesai pekerjaan telah tercapai), Ketua Tim Pelaksana menyerahkan pekerjaan kepada TPK.



3. TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB TIM PENGAWAS


a. Melakukan pengawasan/pemeriksaan terhadap dokumen-dokumen administrasi ialah dokumentasi pelaksanaan kegiatan dan pelaporan


b. Melaksanakan pengawasan teknis kepada hasil pelaksanaan pekerjaan, meliputi pengawasan terhadap:


1) materi mencakup pengadaan, pemakaian dan sisa bahan


2) penggunaan peralatan/suku cadang ini bertujuan untuk menyingkir dari pemborosan ongkos sewa (apabila perlengkapan itu disewa)


3) penggunaan tenaga kerja/ahli biar pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan yang dijadwalkan


c. Melakukan pengawasan Keuangan terhadap cara pembayaran, serta efisiensi dan efektifitas penggunaan keuangan


d. Setelah melaksanakan Pengawasan, Tim Pengawas mesti melaksanakan Evaluasi kepada:


1) pengadaan dan penggunaan materi


2) pengadaan dan penggunaan tenaga kerja/jago


3) pengadaan dan penggunaan peralatan/suku cadang


4) realisasi keuangan dan biaya yang dibutuhkan


5) pelaksanaan fisik


6) hasil kerja setiap jenis pekerjaan


Sedangkan Tugas dan Tanggung Jawab Ketua TPK dalam proses pelaksanaan pekerjaan swakelola ini adalah:


1. Berdasarkan dari laporan Tim Pelaksana, Ketua TPK membuat laporan pertumbuhan realisasi fisik dan keuangan kepada Kepala Desa selaku Pemegang Kekuasaan Pengelolaan Keuangan Desa setiap bulan.


2. Atas Nama TPK, Ketua TPK menyelenggarakan Kontrak dengan Pelaksana Swakelola (Kelompok Masyarakat) dan tenaga kerja/tenaga mahir perseorangan/tubuh usaha.


3. Berdasarkan hasil evaluasi dari Tim Pengawas jika ditemukan penyimpangan dalam proses pelaksanaan pekerjaan, Ketua TPK harus secepatnya mengambil langkah-langkah yang dianggap perlu


4. Setelah pelaksanaan pekerjaan Swakelola selesai 100% (target selesai pekerjaan telah tercapai), Ketua TPK menyerahkan pekerjaan dan laporan pekerjaan tamat terhadap Kepala Desa sebagaiPemegang Kekuasaan Pengelolaan Keuangan Desa lewat Berita Acara Serah Terima Hasil Pekerjaan


5. Berdasarkan masukan dari Tim Pengawas, Ketua TPK menawarkan masukan dan anjuran kepada Kepala Desa selaku Pemegang Kekuasaan Pengelolaan Keuangan Desa untuk meningkatkan pelaksanaan pekerjaan Swakelola selanjutnya6. Tim Perencana, Tim Pelaksana dan Tim Pengawas di bawah Koordinasi dan kendali Ketua TPK, Ketua TPK bertanggung Jawab sarat kepada proses pelaksanaan pekerjaan Swakelola dari tahap awal yaitu perencanaan hingga dengan selesainya pekerjaan.)


Demikian pembagian tugas pokok dan tanggung jawab Tim Pengelola Kegiatan (TPK) dalam pelaksanaan pekerjaan swakelola, tulisan di atas rangkuman dari beberapa sumber yang dimasak kembali untuk menyesuaikan keadaan/kenyataan di lapangan.



Salam Kompak SFP


Dapatkan Informasi seputar Desa Melalui Fanpage Juraganberdesa
download image