Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sebelum 24 Mei 2020, Blt Dana Desa Harus Disalurkan

download image
Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi mengeluarkan instruksi langsun Sebelum 24 Mei 2020, BLT Dana Desa Harus Disalurkan

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi mengeluarkan instruksi langsung yang ditujukan terhadap Kepala Desa supaya secepatnya menyalurkan BLT Dana Desa.

Instruktsi Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi tersebut, bernomor 1 Tahun 2020 wacana Percepatan Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa.

Sebelumnya, Menteri Desa pun sudah menyurati Bupati yang daerahnya belum menyalurkan Dana Desa pada tanggal 13 Mei 2020.

Atau sebelum, aba-aba ini ditanda tangani dan ditetapkan oleh Mendesa, Abdul Halim Iskandar, pada tanggal 15 Mei 2020 kemarin.

Ada dua masalah, bantu-membantu. Mengapa Menteri Desa, sampai kembali mempertegas perihal Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa.

Walaupun, pada waktu yang kemudian, Dirjen PPMD pun telah mengeluarkan surat penegasan terkait Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa.

  • alasannya adalah gres ada sekitar 11.000 desa yang baru mencairkan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa dari total 74.953 desa sampai minggu pertama bulan Mei 2020 ini.
  • lambatnya pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa, sebab masih harus menanti penetapan data peserta Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa dari Kabupaten. 
Nah, untuk menangani kedua persoalan sebagaimana di atas tidak berlarut-larut, dan Pemerintah tidak dikatakan obral kesepakatan alasannya Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tidak kunjung cair.

Maka Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, menginstruksikan terhadap Kepala Desa dan juga Pemerintah Kabupaten agar secepatnya memenuhi kedua poin berikut ini:

  • Kepala Desa supaya mampu secepatnya menyalurkan BLT Dana Desa sebelum tanggal 24 Mei 2020 atau sebelum lebaran.
  • Pemerintah Kabupaten supaya segera mengesahkan data peserta BLT Dana Desa yang dilaporkan oleh Kepala Desa. 
Namun, kalau proses penyaluran tersebut, alasannya terhambat dalam proses verifikasi dan pengakuan yang dikerjakan oleh pihak Kabupaten.

Maka Pemerintah Desa, dalam hal ini Kepala Desa, bisa langsung menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tanpa harus menunggu pengakuan yang dilaksanakan oleh Bupati/Walikota.

Asalkan, penyerahan dokumen Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa kepada Bupati/Walikota sudah melebihi 5 ( lima ) hari kerja.

Akan tetapi, jikalau akar masalah keterlambatan tersebut berasal dari Desa. Maka, Pemerintah Desa semoga segera dapat menuntaskan dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa disalurkan sebelum tanggal 24 Mei 2020.


Selengkapnya, mengenai isi lengkap Instruksi Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2020 tentang Percepatan Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa. DOWNLOAD DISINI
download image