Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tugas, Hak Dan Keharusan Direktur Bumdes

download image

Secara lazim Tugas, Hak dan Kewajiban Direktur Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menurut Permendesa PDTT Nomor 4 Tahun 2015 wacana Badan Usaha Milik Desa mampu kami uraikan selaku berikut:

Direktur BUMDes yaitu orang yang memimpin, mengatur dan bertanggungjawab atas keseluruhan acara BUMDes mulai dari penyusunan rencana usaha, pelaksanaan kegiatan, manajemen dan keuangan.

Tugas Direktur BUMDes, secara umum dapat diuraikan sebagai berikut:
  1. Merumuskan Standar Operasional Prosedur (SOP) Unit-Unit Usaha BUMDes;
  2. Melakukan pengendalian aktivitas usaha BUMDes baik internal maupun eksternal;
  3. Merumuskan kebijakan Operasional Pengelolaan BUMDes;
  4. Memimpin, mengelola dan mengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan unit-unit usahanya sesuai AD/ART BUMDes.
  5. Mengangkat dan memberhentikan anggota pengelola Badan Usaha Milik Desa dengan persetujuan Komisaris/Pembina BUMDes;
  6. Mewakili BUMDes di dalam dan di luar pengadilan atau menunjuk kuasa hukum untuk mewakilinya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-usul;
  7. Menyusun dan melaporkan laporan acara usaha dan keuangan BUMDes final tahun kepada komisaris/kepala desa, baik itu usaha tidak berbadan aturan maupun usaha yang berbadan hukum privat.
  8. Melaporkan kinerja aktivitas dan kondisi keuangan BUMDes secara terjadwal terhadap komisaris dan pengawas BUMDes; dan
  9. Bertindak atas nama lembaga BUMDes untuk mengadakan perjanjian koordinasi dengan pihak ketiga dalam mengembangkan usaha dan berkoordinasi dengan komisaris;
Demikianlah klarifikasi perihal Tugas, Hak dan Kewajiban Direktur BUMDes berdasarkan Permendesa PDTT Nomor 4 Tahun 2015 tentang Badan Usaha Milik Desa. Semoga bermanfaat. Salam Juragan Berdesa.

download image